RECENT

RENUNGAN HARIAN

Tuesday, 27 October 2009

Emas Seberat Tubuh Anda

Yohanes 1:1-18

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16)

Ketika melayani di Perth, Australia, saya diajak isteri gembala, Karen, untuk mengunjungi Perth Mint, yaitu tempat pembuatan koin emas di Australia. Di dalam kita bisa menyaksikan bagaimana koin emas itu dibuat. Mula-mula dengan perangkat computer mereka membuat desain koin itu dengan dua sisinya. Sisi pertama adalah gambar, sedangkan sisi lainnya angka sesuai dengan nominal uang itu. Yang menarik, untuk koleksi, kenang-kenangan atau sekadar souvenir dari Perth Mint, kita bisa minta foto kita sendiri yang muncul di koin emas itu. Caranya? Diri kita difoto dengan kamera digital yang dihubungkan dengan computer. Lalu lewat proses editing dan desain, foto kita dicetak di koin emas sesuai dengan berat yang kita inginkan.
Ketika sedang melihat-lihat, tiba-tiba Karen memanggil saya dan menunjukkan sebuah timbangan. Dia meminta saya berdiri di atasnya. Ketika saya sudah berada di atasnya, saya baru tahu bahwa timbangan itu tidak hanya menunjukkan berat badan saya, tetapi juga berapa harga saya jika seluruh tubuh saya terbuat dari emas murni. Harganya? Sungguh mahal. Namun, saat itu juga, di dalam hati saya berkata, “Seandainya saya ditukar dengan jumalh uang itu, saya tidak mau menukarkannya. Nyawa saya jauh lebih berharga ketimbang berat badan saya diganti emas murni!”
Kekasih Tuhan, di zaman yang serba materialistis ini kadang kita tidak lagi menyadari betapa besarnya kasih Tuhan kepada kita, sehingga Dia rela menyerahkan Anak-Nya yang tunggal untuk turun ke bumi, menjadi manusia, sama dengan kita, mati disalibkan agar kita memperoleh hidup hidup yang kekal. Wow! Dahsyat bukan? Itulah sebabnya begitu rendahnya kita jika kita tidak menghargai karya keselamatan yang Kristus lakukan.


3H:
HEART (Renungkan)
a. Apa yang dimaksudkan dengan ayat 1? Bandingkan ayat 1 dengan ayat 14. Apa yang anda dapatkan? Apa maksudnya Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita?
b. Coba lakukan introspeksi diri. Mulai dari masa kanak-kanak yang bisa anda ingat. Adakah pikiran, perilaku dan perkataan buruk yang kita lakukan? Menurut anda, apa yang sebenarnya layak anda terima karena melakukan hal-hal itu? Mengapa pula Tuhan tidak menghukum anda dan justru menginginkan Anak-Nya yang tunggal untuk menebus anda dari lumpur dosa.

HEAD(Keputusan)
Jika Yesus telah menebus kita, kita harus berpikir, bertindak dan berkata-kata sesuai dengan buah pertobatan kita. Setiap kali hendak berpikir yang jahat, negatif dan desktruktif, gantilah segera dengan segala hal yang baik, positif dan konstruktif.

HAND (Tindakan)
Jika kita mendapatkan kabar buruk tentang seseorang atau peristiwa, mengapa kita cepat sekali menceritakannya kembali kepada orang lain? Namun, jika kita telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi, mengapa lidah kita kelu di dalam memberitakan tentang kasih, kebaikan dan karya penyelamatan-Nya? Lakukanlah pemberitaan Firman dengan bahasa yang sederhana, ketulusan dan kasih sejati.

Comment

RESOURCES